Sebagai bentuk kepedulian Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) terhadap bencana letusan Gunung Rokatenda di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, BSMI Bali mengambil langkah cepat untuk menggalang serta menyalurkan bantuan bagi warga masyarakat yang terdampak. Erupsi Gunung Rokatenda yang memuntahkan abu vulkanik serta material berbahaya telah memaksa ribuan warga mengungsi dan memerlukan penanganan medis serta bantuan logistik darurat secara masif.
Mobilisasi relawan dan bantuan ini difokuskan untuk meringankan beban para pengungsi yang kehilangan tempat tinggal serta akses kebutuhan dasar harian akibat bencana alam tersebut.

Layanan Medis Darurat dan Penanganan Kesehatan
Dalam aksi tanggap darurat ini, tim medis BSMI diterjunkan langsung ke lokasi pengungsian untuk memberikan penanganan medis primer. Gangguan pernapasan (ISPA), iritasi mata, dan penyakit kulit menjadi keluhan utama warga akibat paparan abu vulkanik tebal. Selain pemeriksaan kesehatan dan pembagian obat-obatan gratis, tim juga membagikan masker medis standar untuk meminimalkan dampak buruk abu vulkanik terhadap saluran pernapasan warga.
Pendampingan psikososial (Psychological First Aid) juga diberikan khusus bagi anak-anak dan lansia guna membantu trauma healing pasca bencana yang mereka alami.
Penyaluran Logistik dan Perlengkapan Pengungsi
Selain tim medis, BSMI juga mendistribusikan paket bantuan logistik berupa bahan makanan pokok, air bersih, selimut, perlengkapan bayi, serta sarana sanitasi dasar. Penyaluran dilakukan secara langsung ke titik-titik posko pengungsian terisolir guna memastikan bantuan sampai dengan tepat sasaran.
Melalui semangat kepedulian dan gotong royong, BSMI berkomitmen untuk terus mendampingi warga terdampak letusan Gunung Rokatenda hingga masa pemulihan pasca bencana berjalan dengan baik.
